Minggu, 02 September 2012

Kasus Sara Sampang Madura


MADURA-Perkembangan baru ditemukan dari kasus kerusuhan di Sampang,  Madura, Jawa Timur pada Minggu (26/8). Penyidik dari aparat kepolisian telah menetapkan seorang tersangka berinisial “R” dalam kasus kerusuhan tersebut.

“Dari delapan orang terperiksa, sudah satu orang yang ditetapkan sebagai tersangka yaitu berinisial `R`. Tujuh orang lainnya masih dimintai keterangan intensif,” ujar Kapolri Jenderal Polisi, Timur Pradopo kepada wartawan usai menghadiri rapat koordinasi tertutup di Gedung Negara Grahadi, Senin (27/8) malam.

Dari kedelapan nama, Kapolri belum mau menyebutkan identitasnya karena masih dalam tahap pemeriksaan. Kemungkinan jumlah bisa bertambah jika dalam pemeriksaan ditemukan adanya bukti baru.

Jenderal bintang empat tersebut mengungkapkan pihaknya tetap melakukan tindakan preemtif dan preventif dengan harapan menyadarkan masyarakat, baik yang terlibat konflik langsung maupun masyarakat sekitar agar tidak terpancing.

“Aparat tetap berjaga-jaga bersama TNI,” kata Timur Pradopo menjelaskan.

Kapolri mengikuti rapat tertutup dengan Gubernur Jatim beserta Forpimda beserta Menteri Dalam Negeri Gamawan Fauzi, Menteri Hukum dan HAM Amir Syamsudin, Menteri Agama Surya Dharma Ali, Kepala BIN Letjen Marciano, dan Panglima TNI Laksamana Agus Suhartono.

Sebelum menggelar pertemuan, ia ditemani Panglima TNI melakukan peninjauan ke lokasi kejadian. Turut mendampingi Kepala BIN dan Menteri Agama. Rombongan tiba pukul 15.00 WIB dengan menumpangi dua helikopter, HU 420 dan HU 415 milik TNI Angkatan Laut.

Di lokasi kerusuhan yakni di Dusun Nanggernang Desa Karang Gayam, Kapolri dan rombongan meninjau langsung rumah-rumah kelompok Islam Syiah yang dibakar massa.

Seusai dari lokasi kerusuhan, Kapolri selanjutnya meninjau lokasi pengungsian kelompok Islam Syiah di gedung olahraga (GOR) di Jalan Wijaya Kusuma Sampang.

Seperti diberitakan, peristiwa penyerangan kelompok minuritas Islam Syiah di Desa Karang Gayam, Kecamatan Omben, Sampang, Madura yang terjadi Minggu (26/8) sekitar pukul 11.00 WIB.

Kasus penyerangan kelompok Islam Syiah di Dusun Nanggernang, Desa Karang Gayam, Kecamatan Omben, Sampang, Madura kali ini merupakan kali kedua dalam dua tahun terakhir ini. (Antara/ms)

Tidak ada komentar:

Posting Komentar